taranarwastu

sebuah sisi lain dari thomas aryo baskoro semedi


Tinggalkan komentar

Mandiri di Malaysia

Inilah untuk kali pertama saya menginjakan kaki di negeri jiran, Malaysia. Bukan untuk liburan seperti yang sudah pernah saya lakukan ketika beberapa kali ke luar negeri sebelumnya, tetapi kali ini untuk bekerja. Yup, saya ditugaskan oleh kantor ke Malaysia untuk bekerja, dan mencari informasi sebanyak mungkin yang bisa saya dapatkan. Kebayang dong, walaupun Malaysia masih memakai bahasa Melayu dan banyak orang Indonesia nya, tetapi akhirnya saya menemui kendala di komunikasi karena perbedaan bahasa. Bahasa Melayu, Inggris, Mandarin dan India lah yang sehari – hari dipakaindisini. Jadi ketika saya harus berkomunikasi dengan mereka, yang terjadi adalah sama – sama kurang mengerti, karena bahasa Melayu saya yang pas – pas an, Inggris yang tidak begitu fasih, Mandarin yang tidak bisa, apalagi India.

Tetapi dari semua hal diatas, yang paling menjadi pengalaman bagi saya adalah, harus mandiri di negeri orang untuk bekerja. Ya, saya harus mencari tahu lokasi dan tempat yang tepat, memakai transportasi publik, membuka pembicaraan kepada warga setempat, dan semua itu harus diselesaikan dalam waktu 5 hari saja.

Dan kali ini setelah 4 bulan, ini adalah kali kedua saya harus meninggalkan istri dan anak perempuan saya, dan hanya dipuaskan dengan video call saja. Ternyata jauh dari keluarga, walau hanya 5 hari membuat ketidaknyaman tersendiri, terlebih jika si kecil dan mommy nya sudah menelpon, ditambah raut sedih dari muka nya.

Semoga pengalaman ini membuat kami bisa lebih mengerti arti pekerjaan untuk mensupport keluarga, karena disitulah esensi setiap orang untuk bekerja, yaitu keseimbangan antara keluarga dan pekerjaan.

Iklan


Tinggalkan komentar

Gisela Ekanta Salasika Baskoro

7 Mei 2017, untuk kali pertama tangis suara bayi perempuan terdengar di tengah keluarga kami. Seorang anak perempuan yang selama hampir 5 tahun kami nantikan, akhirnya diijinkan Tuhan untuk hadir dalam kehidupan kami. Senang, bahagia, sekaligus terharu melihat keajaiban yang kami peroleh.

Gisela Ekanta Salasika Baskoro, nama yang kami pilih untuk putri pertama kami. Dengan arti, Santa Gisela (nama baptis) Seorang anak perempuan yang tekun (Ekanta) sekaligus pemberani (Salasika), kira kira itulah harapan kami untuk Gisel, di kehidupan nya kelak.

Kelahiran Gisela ini juga merupakan sebuah babak baru dalam kehidupan kami dalam mengarungi kapal keluarga. Selain karena resmi menyandang predikat orang tua, juga akhirnya membuat saya memilih melihat Gisela setiap hari, dibanding harus berjauhan dengan bidadari kecil kami karena pekerjaan. Betul, setelah kelahiran Gisel ini, saya memilih untuk meneruskan pencarian rejeki di ibukota, untuk selalu melihat perkembangan putri kecil kami.

Karena, harta yang paling berharga adalah KELUARGA, lelahku dalam mencari rejeki, akan tergantikan ketika mampu melihat senyum dan wajah Gisela setiap hari. Teruslah sehat, bahagia dan selalu takut akan Tuhan ya nak, poppy dan mommy sayang Gisela.gisela

Enter a caption


Tinggalkan komentar >

ImageWaktu memang tidak akan dapat diulang, tidak dapat diputar dan tidak dapar dihentikan. Selama 6 tahun 5 bulan, saya menjalin kasih dengan seorang perempuan yang luar biasa. Luar biasa, karena dari dialah saya mengerti benar arti perhatian, kemandirian, ketulusan dan cinta sejati. Saya bersyukur dapat menjadi pilihan hidup bagi nya, dan menjadi penopang bagi kehidupan kita. 

 

Berawal dari sebuah ketidakpercayaan, dan memberi makna “bukan diri sendiri”, akhirnya kita dapat menjadi satu ikatan yang dipersatukan oleh Tuhan, dalam sebuah altar kudus Nya. Menjadi yang terakhir dan pertama, sepertinya adalah kata – kata yang tepat untuk menggambarkan perasaan hatiku sekarang. Bukan yang pertama dan terakhir, karena di hati nya lah saya memberhentikan pencarian ku selama ini. Ketidaksempurnaan dalam diriku mampu dengan elegan dibalut oleh ketulusannya. Keegoisanku dengan baik diubah menjadi perasaan perhatian yang sangat mendalam.

 

Sekali dan selamanya, prioritas hidupku berubah dari menjadi pribadi sukses menjadi pribadi yang memberikan perhatian lebih kepada nya dan keluarga ku nanti. Menjadi suami, ayah dan teman adalah perpaduan yang membutuhkan dukungan dari seorang pribadi yang luar biasa. 

Maria Rosie Hapsari, aku akan mencintai, menyayangi dan menjadikan kamu sebagi yang terakhir dan yang pertama.

 


Tinggalkan komentar

6 Prediksi Produk Revolusioner Apple

1. Apple TV

Apple disebut-sebut berambisi mengubah ruang keluarga menjadi full entertainment dengan semua perangkatnya yang terintegrasi, termasuk mengembangkan TV. Bukan perangkat set-top box seperti Apple TV yang umum dikenal saat ini, melainkan benar-benar TV dengan brand Apple melekat pada produk tersebut.

Seperti TV pintar yang mulai marak digunakan berbagai vendor saat ini, TV digital Apple pun diperkirakan akan terkoneksi dengan internet, menggunakan kontrol suara Siri dan mengusung layar 3D.

 

2. Apple Wireless Dock

Perusahaan teknologi saat ini berlomba mengembangkan teknologi wireless untuk berbagai fungsi. Demikian juga Apple, ingin menghilangkan ketergantungan pada kabel yang membuat ribet dan berbelit-belit. Nah, konon Apple akan menghadirkan wireless dock untuk mengisi ulang baterai perangkat iOS tanpa kabel.

Misalnya, pengguna iPhone bisa mengisi ulang baterai handset mereka hanya dengan meletakkannya di dock wireless. Sebelumnya, sudah pernah ada produk semacam ini, namun bukan dibuat oleh Apple melainkan produsen pihak ketiga.

 

3. iPhone 5

Inilah produk yang paling dinanti para penggila Apple. Phillipe Starck pun diprediksi turut digandeng Apple untuk ikut merancang iPhone 5 bersama master desain kebanggaan Apple Jony Ive.

Sejumlah laporan menyebutkan, lekukan rumit pada layar iPhone 5 yang super tipis memerlukan sentuhan tangan desainer handal. Starck kabarnya ditantang untuk merancang tampilan luar iPhone terbaru agar tampak lebih memukau.

 

4. Apple Audio Dock

Sejumlah produk audio dock untuk iPhone dan iPod sudah pernah dirilis. Namun produk tersebut banyak dibuat oleh pihak ketiga. Starck pun pernah merancang speaker dan headphone premium untuk iPhone dan iPod bagi perusahaan Parrot pada 2008. Kemungkinan yang satu ini bisa saja terjadi, Starck dimintai tolong oleh Apple untuk merancang audio dock khusus bagi perangkatnya.

 

5. Apple iGlasses

Google sudah lebih dulu memamerkan kacamata augmented reality bergaya futuristik ke publik. Tapi Apple juga dinilai punya ide mewujudkan produk seperti ini. Tercatat, perusahaan yang dipimpin Tim Cook tersebut mendaftarkan paten ‘Head Mounted Display System’ pada 2008. Apakah Starck ikut andil menciptakan kacamata ‘Terminator’ ini? Tidak ada yang tahu.

 

6. Mac Pro

Terakhir kali Apple menyegarkan desain Mac Pro yakni Agustus 2010. Sudah cukup lama memang, dan sepertinya Apple memang perlu memberi sentuhan baru pada tampilan komputer desktopnya ini. Meski kurang populer dan bukan perangkat yang consumer-oriented, Mac Pro juga tetap memerlukan perhatian khusus untuk urusan desain.

sumber : http://inet.detik.com/read/2012/04/18/115950/1895171/317/6-prediksi-produk-revolusioner-apple


Tinggalkan komentar

7 Fakta Penyebab Telinga Tuli

ImageTelinga merupakan indera yang penting bagi tubuh dan kelangsungan hidup. Namun, secara tidak sadar orang melakukan kegiatan yang dapat membahayakan indera pendengarannya. Apa saja faktor yang bisa bikin orang budek?berikut 7 faktor yang bisa merusak dan membuat telingan budek:
1. Ear bud atau ear phone pada pemutar musik (music player)
Ear bud membuat suara menjadi lebih keras, sehingga untuk waktu lama dapat memekakkan telinga. Selain itu, ear bud juga membuat perubahan dalam sistem pendengaran. Bila orang terbiasa mendengarkan suara dari ear bud yang dekat dan keras, maka besar kemungkinan ia sulit mendengarkan suara pada level normal atau lembut.
2. Mobil terbuka (openkap)
Mengendarai mobil openkap membuat orang harus mendengar suara dengan level 88-90 Decibel (Db). Sebagai perbandingan, percakapan normal berada kisaran 50 Db, jalan lalu lintas sekitar 70 Db, mesin pemotong rumput sekitar 90 Db. Paparan berulang dari suara di atas 85 Db diketahui dapat menyebabkan kehilangan pendengaran permanen.
3. Obat-obatan
Salah satu efek samping yang kurang dikenal dari beberapa jenis obat, seperti obat nyeri, antibiotik tertentu dan obat kemoterapi berbasis platinum, adalah gangguan pendengaran.
4. Rokok
Satu pembuluh darah melayani koklea, yaitu organ telinga bagian dalam. Nikotin, vasokonstriktor yang menyebabkan pembuluh darah sedikit menyusut, dapat memiliki dampak yang luar biasa pada kapiler kecil yang melayani telinga.
5. Pekerjaan
Bidang pekerjaan seperti musisi, buruh pabrik, pekerja konstruksi dan pemadam kebakaran adalah beberapa orang yang berisiko tinggi untuk terpapar konstan terhadap suara keras.
6. Diabetes
Diabetes dapat menyebabkan penurunan aliran darah ke telinga. Pembuluh darah sempit atau abnormal akibat diabetes dapat mencegah darah mencapai koklea, juga dapat mencegah proses pembersihan racun. Ini memiliki potensi untuk merusak sel-sel lembut di dalam telinga.
7. Anemia sickle cell
Orang dengan anemia sickle cell sering mengalami kelelahan dan sakit karena sel-sel darah merahnya cacat yang berbentuk sabit tidak bulat. Padahal aliran darah normal penting untuk mencapai telinga.


1 Komentar

Sejarah Kamera Digital

Kamera digital adalah teknologi yang terkait langsung dan berkembang dari teknologi yang sama seperti ketika berfungsi untuk merekam gambar pada televisi. Pada tahun 1951, untuk pertama kalinya video tape recorder (VTR) mengambil gambar dari kamera televisi, kemudian mengkonversi informasi tersebut menjadi suatu impuls listrik (digital) dan menyimpan informasi tersebut ke dalam tape magnetis.

http://yanto21.files.wordpress.com/2009/04/d80.jpg

Bing Crosby Laboratorium (tim peneliti yang didanai oleh seorang insinyur bernama Vrosby dan dipimpin oleh John Mullin) membuat versi awal dari VTR. Pada tahun 1956, teknologi VTR telah disempurnakan (VR1000 yang dibuat oleh Charles P. Ginsburg dan Ampex Corporation) dan umum dipakai oleh industri televisi. Antara televisi/kamera video dan kamera digital yang menggunakan CCD (Charged Couple Device)untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Pada saat itu pula era kamera digital telah dimulai dengan sangat pesat.

https://taranarwastu.files.wordpress.com/2012/03/digital_camera.png?w=300

Pada tahun 1981, Sony memperkenalkan kamera elektronik komersil pertama mereka yang disebut Mavica. Gambar yang direkam ke mini disc dan kemudian dimasukkan ke dalam video reader yang terhubung ke monitor atau televisi warna. Walaupun Mavica belum dapat dikatakan kamera digital, itu sebenarnya merupakan modifikasi kamera video yang mengambil foto secara spontan.

http://gaptek28.files.wordpress.com/2007/11/nikon-d40.jpg

Sejak pertengahan tahun 1970-an, Kodak memiliki beberapa penemuan tentang solid-state/kejernihan untuk sensor gambar yaitu mengubah cahaya ke gambar digital untuk penggunaan pada tingkat profesional dan konsumen rumah tangga. Pada tahun 1886, ilmuwan Kodak untuk pertama kalinya di dunia mengenalkan sensor megapixel, dimana sensor ini mampu merekam 1,4 juta pixel yang dapat menghasilkan 5×7 inci foto digital cetak berkualitas baik pada saat itu. Pada tahun 1987, Kodak merilis tujuh produk untuk merekam, menyimpan, memanipulasi, transmisi elektronik, dan mencetak sesuatu seperti gambar suatu objek.

http://electronicsales180.files.wordpress.com/2009/09/digital-camera.jpg

Pada tahun 1990, Kodak mengembangkan sistem foto CD dan mengusulkan pertama kalinya di seluruh dunia untuk menetapkan standar warna digital dalam lingkungan komputer dan peripheral komputer. Pada tahun 1991, Kodak merilis pertama kalinya untuk para profesional, suatu sistem dalam pemotretan yaitu Digital Camera System (DCS), yang bertujuan untuk photo journalist. Kamera tersebut adalah Nikon F-# yang dilengkapi dengan sensor 1.3 Megapixels.

https://taranarwastu.files.wordpress.com/2012/03/photofunia-74f102_s.jpg?w=300

Kamera digital yang pertama untuk tingkat konsumen pasar yang bekerja dengan komputer rumah melalui USB (Unit serial Bus) adalah kamera QuickTake 100 Aplle (17 Februari 1994), kamera Kodak DC40 (28 maret 1995), Casio QV-11 (dengan monitor LCD, akhir 1995), dan Sony Cyber-Shot Digital Still Camera (1996). Namun, kodak memasuki era tersebut dengan agresif kampanye pemasaran untuk memajukan DC40 dan membantu memperkenalkan gagasan digital fotografi kepada masyarakat.

https://i2.wp.com/www.letsgodigital.org/images/artikelen/2/digital-camera.jpg

Kinko’s dan Microsoft bekerja sama dengan Kodak Digital untuk membuat gambar digital yang menggunakan software di berbagai tempat kerja dan kios foto, dimana para pelanggan diizinkan untuk memproduksi CD foto, gambar digital, dan kemudian dapat menambahkan ke dokumen komputer mereka. IBM bekerja sama dengan Kodak membaut internet berbasis jaringan pertukaran gambar.

https://i0.wp.com/i163.photobucket.com/albums/t291/anticoda/0480_nikond40_slr.jpg

Hewlett-Packard (HP) adalah perusahaan pertama dalam hal membuat warna di produk mereka yaitu Inkjet Printer, sehingga melengkapi sistem pewarnaan untuk gambar yang dicetak dari kamera digital. Maka dimulailah perubahan kamera digital dengan bentuk yang baru. Kamera digital seperti kamera konvesional, tersedia model Point-And-Shot dan lensa refleks tunggal digital atau Digital Single Lens Reflector (DSLR).

diambil dari http://misterisdunia.blogspot.com/2011/07/sejarah-kamera-digital.html