taranarwastu

sebuah sisi lain dari thomas aryo baskoro semedi

teh diet

Tinggalkan komentar

Niatnya hari ini cuma mau nyari obat sinshe buat mata ikan di tangan, ternyata toko obat sinshe nya masih tutup dan akhirnya beralih ke toko obat sinshe yang lain.  Obat buat mata ikan didapat walaupun dengan harga yang lebih mahal Rp. 2.500, tapi buat telapak tangan yang lebih indah kayaknya nggak jadi masalah. Pas si tante yang jual obat sinshe itu nanya butuh apa lagi, dengan malu – malu akhirnya saya ngomong perlu obat penurun berat badan. Dengan kalimat yang berbelit dan muter – muter (bingung juga si tante dengerin nya), akhirnya disaranin buat pake teh diet dari China yang saya sendiri nggak tau namanya (karena pake tulisan China semua, padahal belum sempet kursus di lembaga bahasa China). Terus si tante mencoba menjelaskan khasiat dan cara pakai teh diet ini, katanya rasa teh nya agak asem dan nggak begitu pahit kayak teh hijau. Tapi si tante juga ngomong kalau efek minum teh ini nggak secara langsung nurunin berat badan, tapi hanya lingkar perut dan kolesterol (kayaknya sama aja deh ya). Secara spontan saya sangat tertarik dengan teh diet itu, karena kebayang rasanya nggak pahit dan hanya ada rasa asem aja.

Yup uang Rp. 45.000 saya serahkan untuk membayar teh diet itu, yang rencananya akan dipakai bareng ama sohib saya Nico (yang besaran perutnya setara dengan rotan hola hop diameter 1,5 meter). Karena udah pengen ngerasain rasa dan khasiat teh diet itu, kita minta tolong ama cang Harry, OB kantor buat bikin teh itu untuk porsi kita berdua. Tanpa ada komando, dan sebagai teman yang baik, dibuatlah teh diet itu secepat kilat (flash kali ya). Nggak sampe 2 menit, teh diet yang kita dambakan bisa menurunkan berat badan dan lingkar perut datang ke meja kita masing – masing. Si Nico yang trauma dengan rasa pahit teh hijau, langsung mencoba rasa teh diet dari sinshe itu. Manis, nggak kayak teh hijau, wah bisa suka neh, itulah kira – kira kata pertama yang keluar dari mulut Nico. Setelah saya coba ternyata bener manis, bahkan mirip ama teh biasa. Tetapi setelah beberapa saat, kita menyadari, kira – kira teh diet ini dikasih gula nggak ya, kalau dikasih gula kan sama aja boong dietnya. Dan walhasil teh diet yang rencananya buat diet, dikasih gula ama si cang Haryy, dan jadinya tetep teh manis dengan logo diet di kemasannya.

special for Nico, semoga diet kita berhasil yak…..

Penulis: taranarwastu

seseorang yang mencoba belajar menulis dengan jujur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s